Jumat, 13 November 2015

Puisi Politik


Puisi
                                             Oh…Negeriku perih     
Negeri yang kaya…
Negeri yang maju…
Negeri yang makmur dan sejaterah
Negeri yang memiliki jutaan rakyat akan kesadaran …
Oh negeri impian ..
Tetapi sungguh itu tidak ada di negeri tercintaku ini …
Oh negeriku perih ..
Negeri tanpa masa depan ..
Terpampang jelas ..
Kelopak mata ini melihat ..
Pemuda-pemuda penerus bangsa terjerat akan pil memabukan
Pesta miras disepanjang tahun,bulan,minggu, bahkan harian …
Ribuan bahkan jutaan maling, copet, penipu ..
Ibarat belatung mencari mangsa ..
Manusia yang saling membunuh satu sama lain ..
Bak binatang buas yang tanpa otak ..
Serupa zaman purba ..
Heii .. pejabat tinggi ..
Heii … para orang-orang yang berdasi yang duduk disinggahsanah Negeriku
Kau tergiur oleh milyaran kertas yang bukan hakmu..
Kau memakan uang rakyat..
Kau tak amanah dalam tugasmu ..
Sungguh tak ada bedanya kau dengan pencopet,maling, serta penipu ..
                    Oh negeriku.. perih      
Apakah matamu tak melihat raut wajah rakyat gelisah akan jadi apa negeri ini?
Wahai pemimpin Negara..
Apakah kau tak mendengar suara kemarahan mereka atas apa yang kau perbuat? Wahai pemimpin Negara
Oh negeriku perih ..
Negeriku banjir kebohongan ..
Negeriku terhempas tsunami kemunafikan ..
Oh negeriku perih..
Oh negeriku..
Negeri Indonesiaku          

By: AlviAqeel




Ibarat bunga sakura


Ibarat bunga sakura

Harum semerbak bunga sakura serta warna yang indah
cantik diwaktu makotah itu berguguran
pemandangan yang menyejuk dihati
tetapi terkadang warna pucat pias tak berdarah..
tetapi itu bukan jadi masalah bagi setiap insan ..
serta suasana yang damai dan tentram ketika bunga itu tertiup angin dan hinggap di hamparan tanah ..
jutaan bahkan milyaran mata menanar ke arahnya ..
seakan terhipnotis dan rasa kagum menyelimuti hati setiap orang yang melihatnya
meneduhkan praha setiap jiwa yang memandang kearahnya
proses yang lama..
untuk dapat menghasilkan bunga yang indah dan sempurna
bunga yang lebih indah akan bersemi disaat waktunya tiba
setiap orang pasti yang mereka lihat ialah hasil bukan proses
seperti halnya sakura ..
tetapi diri ini lebih mementingkan proses ..
Tak akan ada yang istimewa tak akan ada itu jikalau tak ada kerja keras…
Tirulah bunga sakura
Dengan proses yang lama dan kesabaran yang tinggi
Percaya akan ada keindahaan yang membuat orang senang.
Dan berhasilah bunga sakura dengan eloknya mekar di waktu musim semi..
Karna sebuah proses ..

Karya :AlviAqeel




Al-Qur’an Pedomanku


Al-Qur’an Pedomanku
Ayat-ayat indah mu menggaum bahkan menggema di seluruh jagad raya ini…
Berlomba-lomba lisan setiap orang mukmin untuk medapat pahala
Dari apa yang telah di janjikan yaitu pahala yang berlipat ganda
Nada serta artinya sungguh menggertarkan jiwa setiap orang yang mendengarnya
Ia sejatinya pedoman bagi orang mukmin..
Al-Qur’an itulah namanya..
Ia di telakkan begitu saja.!
Bahkan ia berada di sudut sana tertutup rapat..
Seperti tak ada satu orangpun yang membukanya..
Tertutup debu yang tebal..
Terjepit diantara barang-barang yang tak berguna nan usang
Tidakkah engkau menggetahui??!...
Tidakkah engkau menyadari??!..
Bawasannya Al-Qur’anlah yang sejatinya limpahan keberuntunganmu kelak
Dan Al-Qur’an lah yang menjadi harta kekayaanmu kelak diakhirat
Tidakkah engkau sadar ..
Al-Qur’anlah pedoman hidupmu
 Al-Qur’anlah yang sejatinya sebagai penolongmu di akhirat
Al-Qur’anlah yang sejatinya sebagai pentunjukmu agar kau tak berada di jalan yang dimurkai oleh Allah ..
Pernahkah kau tersentuh ?
Pernahkah kau menangis ? ketika Al-Qur’am menerangkan kejamnya siksa api neraka?
Pernahkah engkau menangis?
Ketika Al-Qur’an dengan kalimat yang lembut menggambarkan kita kesengsaraan di akhirat …
Khwatirlah ketika kau melupakan Al-Qur’an
Allah Ghayatuna
Muhammad Qudwatuna
A-Qur’an Dusturuna
Al-jihad Sabilluna .. 
karya: Alvi Aqeel